Pernahkah terbayang, airmata kita kembali pulang. Mendatangi kita untuk kemudian bertanya,
"ingat aku?"
"Aku airmatamu yg sudah kau ikhlaskan."
Lalu kamu mulai mengingat-ingat airmata yg itu kapan keluarnya, atau apa alasan pada saat melepasnya pergi. Dia mungkin tidak datang padamu dalam kondisi marah, tapi justru ceria. Mungkin, mungkin saja, dia punya kehidupan baru yg lebih menyenangkan.
Mungkin dia justru akan berkata, "Terimakasih sudah melepasku. Aku bahagia sekarang."
See? Menyenangkan memang saat kita lepas dari sesuatu yg mengikat.
Jadi, jangan terlalu sedih waktu menangis.
:)
Keep smiling! ^^


Put, quotes-nya bagus! --> "Terima kasih sudah melepasku. Aku bahagia sekarang."
ReplyDelete*langsung kepikir buat bikin short story baru*
XD Aaada Billy..
DeleteJadi maluu.. *blushing* Asik, ditunggu update short story nya.. :)
aaahhh putri... keren sekali..
ReplyDeleteairmataku betah di mataku, dia jarang mau pergi ke sungai, kelautan...dan ini apa yang salah.. *iris bawang*
#mendadakgalau
Makasih icit.. *peluk*
DeleteBetah apa kamu tahan cit? Lepasin aja biar plong..
*gantiin icit iris bawang*
Karena menangis bukan tanda lemah :D kadang cuma pelepasan ajah.
ReplyDeleteKenapa Put?
Nggak papa, mbak eka. Tiba-tiba kepikiran aja. Lega kan kalo dilepasin..
DeleteNangis kalo porsinya wajar masih normal kan ya? xD
Asal nggak cengeng. :D